Dini Fitriastuti (o4/FA/07202)

22 08 2008

PENGARUH SISTEM TUMPANGSARI ANTARA DAUN DEWA (Gynura pseudochina (L.) DC) DAN TEMPUYUNG (Soncus arvensis L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KADAR FLAVONOID TOTALNYA

INTISARI

Indonesia memiliki 940 tanaman yang diketahui berfungsi sebagai biofarmaka. Pengembangan agromedisin dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan impor obat-obatan salah satunya dengan budidaya tumpangsari. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan apakah sistem penanaman tumpangsari menimbulkan interaksi antar tanaman obat yang berpengaruh pada pertumbuhan dan kadar kandungan metabolit sekundernya. Dalam penelitian ini digunakan tanaman Daun dewa (Gynura pseudochina (L.) DC) dan Tempuyung (Sonchus arvensis L.).

Penelitian ini dimulai dengan determinasi tanaman, budidaya tanaman secara organik, pasca panen dan analisis. Budidaya dilakukan selama 60 hari. Parameter pertumbuhan diukur secara non destruktif dengan melakukan pengukuran tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun. Dalam penelitian ini terdapat tiga kelompok tanaman yaitu kelompok tempuyung monokultur (kontrol), kelompok daun dewa monokultur (kontrol), dan kelompok tumpangsari antara daun dewa dan tempuyung (perlakuan). Selanjutnya parameter pertumbuhan dianalisis dengan perbandingan grafik dan secara statistik GLM-repeated measures menggunakan SPSS 13. Setelah panen bagian tanaman dipisahkan bagian daun dan akar/umbi untuk diekstraksi menggunakan etanol 70%. Ekstrak ini dianalisis untuk deteksi flavonoid menggunakan metode KLT dilanjutkan analisis kuantitatif mengukur kadar flavonoid total dari masing-masing ekstrak menggunakan metode Zou dkk., (2004) dilanjutkan analisis statistik untuk masing-masing kadar menggunakan uji independence samples T test.

Hasil penelitian ini menunjukkan sistem tumpangsari hanya berpengaruh secara signifikan pada penurunan jumlah daun tanaman daun dewa (nilai signifikansi 0,014 < a). Hasil pengukuran kadar flavonoid total menunjukkan sistem tumpangsari secara signifikan meningkatkan kadar flavonoid pada daun dewa dibagian daun dan menurunkan kadar flavonoid total pada akar tempuyung (nilai signifikansi 0,000 < 1/2 a).

Kata kunci : tempuyung, daun dewa, tumpangsari, flavonoid total


Actions

Information

3 responses

23 08 2008
Puguh Indrasetiawan

selamat yah Diniiiiiih!!!!!!!

6 09 2008
origami

mbak Dini, punya data kandungan kimia daun dewa gak? dalam persenannya… soalnya perlu banget ni buat skripsiku… makasi…

6 09 2008
i-val,

du.du.du din din, slmt yah, hmp, kpn yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: