SKRINING AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK METANOL SPONS ASAL PERAIRAN PULAU MENJANGAN DAN IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA PENYUSUN FRAKSI AKTIF
Spons merupakan invertebrata dengan veriasi struktur metabolit yang kompleks. Penelitian-penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa senyawa kimi yang terkandung dalam spons sangat potensial dan efektif sebagai antimikroba, antimalaria, spermatisida, insektisida, bahkan beberapa jenis spons menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker. Bertolak dari hal tersebut maka dilakukan penelitan terhadap lima jenis spons yntuk diketahui aktivitas antimikrobanya terhadap Staphylococcus aureus (Gram positif), Escherichia coli (Gram negatif), Candida albicans dan Trichophyton mentagrophytes (yeast). Dilakuakn pula pencarian golongan senyawa penyusun fraksi aktif dan identifikasi taksonomi terhadap spons terpilih.
Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan teknik disc diffusion (Kirby & Bauer test). Ekstrak metanol spons terpilih difraksinasi dengan metode partisi cair-cair. Hasil fraksinasi diuji lagi aktivitas antimikrobanya. Fraksi yang memberikan hasil positif diidentifikasi golongan senyawa penyusunnya dengan metode KLT. Potensi antimikroba dilihat dengan melakukan pengukuran diameter daya hambat pertumbuhan mikroba uji. Pemeriksaan golongan senyawa dilakukan dengan mengukur harga hRf dan mendeteksi dengan berbagai macam pereaksi semprot dan diuji bioautografi terhadap fraksi aktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa spons D7 aktif terhadap S.aureus, spons B1 aktif terhadap T.mentagrophytes, spons F2 aktif terhadap C.albicans dan T. mentagrophytes. Hasil fraksinasi ekstrak spons F2 menunjukkan bahwa etil asetat memberikan hasil positif terhadap C. albicans dan T. mentagrophytes. Pemeriksaan golongan senyawa menunjukkan bahwa dalam fraksi aktif spons F2 terkandung senyawa organik nitrogen yang mengarah pada golongan senyawa alkaloid dan golongan senyawa asam amino, amina serta peptida. Golongan senyawa lain yang ada di dalamnya adalah turunan terpenoid dan steroid. Deteksi dengan uji bioautografi menunjukkan hasil negatif. Hasil identifikasi taksonomi spons menunjukkan bahwa spons F2 adalah Chelotropella sp.
Kata kunci : antimikroba, spons, Chelotropella sp

mOsHi..mOsHi..