Keragaman Metabolit Berdasarkan Analisis Kromatografi Lapis Tipis Kalus Daun Anredera scandens L. (Moq) dengan Penambahan Fenilalanin
Abstrak
Anredera scandens L. (Moq) atau binahong merupakan tanaman yang telah dimanfaatkan secara empiris oleh masyarakat untuk membantu proses penyembuhan beragam penyakit. Teknik kultur jaringan dapat menghasilkan metabolit sekunder dari hasil kultur. Sejalan dengan berkembangnya teknik kultur jaringan maka semakin banyak penelitian dilakukan untuk meningkatkan prosukdi metabolit sekunder dalam tanaman hasil kultur, salah satunya dengan menggunakan fenilalanin yang merupakan prekursor auksin dan flavonoid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan fenilalanin terhadap pertumbuhan kalus daun binahong dan keragaman metabolit sekunder berdasarkan analisis dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT), terutama senyawa flavonoid.
Eksplan daun binahong dipilih yang masih sehat dan segar kemudian disterilkan dengan sublimat 0,3% selama 20 menit. Eksplan tersebut ditanam dalam media Murashige-Skoog (MS) padat dengan zat pengatur tumbuh 2,4 D 1 ppm. Pemberian perlakuan dilakukan dengan penambahan variasi kadar fenilalanin pada media MS. Variasi kadar fenilalanin tersebut ialah 0,2%, 0,4%, 0,6%, serta 0,8%. Kalus dibudidayakan pada setiap media perlakuan. Pada hari ke 14-30 kalus disubkultur, selanjutnya kalus dipanen pada hari ke 50 dan 90. Kalus dikeringkan kemudian hingga mencapai bobot tetap kemudian dihancurkan. Serbuk kalus dimaserasi dengan etil asetat. Profil pertumbuhan dianalisis menggunakan parameter bobot basah kalus dan bobot kering kalus. Analisis kandungan senyawa flavonoid, saponin dan alkaloid dilakukan secara kualitatif dengan metode KLT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fenilalanina dengan kadar 200 mg/L memberikan hasil yang optimum untuk pertumbuhan kalus daun binahong. Penambahan fenilalanina dalam media kultur tidak menyebabkan perubahan secara kualitatif kandungan senyawa flavonoid hasil metabolit sekunder kalus hasil kultur jaringan daun binahong.
Kata kunci : Anredera scandens L. (Moq), kultur kalus, fenilalanina, flavonoid

kandungan kimia dari daun binahong sendiri itu apa?
mas, minta buku atau referensi pa ja tentang binahong dunkz….
makaci….
sama dengan 2 pernyataan dan permintaan diatas.
saya ingin tanya&minta referensi tentang binahong.
meski secara empiris penggunaan daun binahon sudah meluas, namun referansi tentang binahong masih jarang/sulit saya dapatkan.
terimakasih banyak